Jumat, 30 September 2011

PANGDAM JAYA RESMIKAN RUMAH DAN SEKOLAH

ebenezer sihotang
TALENTNEWS.COM, JAKARTA - Pangdam Jaya/Jayakarta Mayjen TNI Waris dalam rangka HUT TNI ke 66 meresmikan rumah prajurit dan PNS serta sekolah yang sudah selesai dikerjakan yang dipusatkan di SMP 281 Kramat Jati, Jakarta Timur didampingi oleh Walikota Adm Jakarta Timur Drs. H Murdani, MH dan dari Direksi PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, Abdul Rahman.
Para Siswa-siswi foto bersama Pangdam Jaya, Wali Kota
Jakarta Timur, Aster Pangdam Jaya di SMP N 281
Kramat Jati. foto/ebenezer

Pangdam Jaya menjelaskan, pelaksanaan perbaikan rumah dan sekolah dilakukan saat suasana libur sekolah sehingga tidak ada sekolah terganggu dalam proses belajar mengajar.

“Tahap pertama telah selesai dikerjakan ada 14 titik rumah dan sekolah rusak berat, dan untuk kedepan direncanakan ada 6 sekolah dan 10 sekolah PAUD kerja sama dengan BRI akan diperbaiki, dan BI sudah siap untuk membantu,” tegas Pangdam Jaya.

Menurut Pangdam Jaya, kepedulian terhadap pendidikan yaitu dalam bedah rumah dan sekolah adalah untuk mencerminkan bagaimana kehidupan anak-anak sebagai invetaris sumber daya manusia yang paling mahal.

Oleh karena itu, tambahnya, mari kita berikan perhatian yang besar kepada anak-anak agar mereka menjadi cerdas dan kalau sekolah sudah bersih, bangunannya bagus maka tentu anak-anak anak semangat dan giat  belajar.

Kepala SMP N 281, Drs Bambang Supryadi mengatakan, dengan telah selesainya diperbaiki  SMP N 281 Kramat Jati, pihaknya menyampaikan terima kasih kepada Pangdam Jaya bersama jajarannya, dan pihaknya mewakili para guru-guru akan berjanji dalam 2 tahun ini akan ada anak-anak untuk mengikuti lomba hingga tingkat nasional.

Dengan kebersihan lingkungan sekolah, tambahnya, akan menambah semangat dalam proses belajar mengajar baik bagi guru maupun anak-anak, dan dirinya akan memberikan dorongan kepada para guru-guru dengan sudah mendapatkan tunjangan profesi guru untuk lebih semangat dalam meningkatkan mutu pendidikan di SMP N 281 Kramat Jati.

KEMDIKNAS, MABES TNI, DAN PEMKAB/KOTA KERJASAMA BANGUN SEKOLAH

ebenezer sihotang
TALENTNEWS.COM, JAKARTA - Melalui peluncuran program gerakan nasional penuntasan rehabilitasi sekolah (GNPRS), Kementerian Pendidikan Naional membuat kerjasama untuk memperbaiki sekolah-sekolah rusak dan tahun 2011 ditargetkan sebanyak 21.500 ruang belajar dengan anggaran Rp 2,8 triliun masing-masing 18.000 ruang kelas SD, dan 3.500 ruang kelas SMP dan akan selesai diperbaiki tahun 2011 ini.
Mendiknas saat menyerahkan bantuan dana renovasi
ruang sekolah di gedung Kemdiknas, Jakarta. 
foto/ebenezer

“ Sebanyak 153.026 ruang kelas yang mengalami rusak berat dan untuk itu dibutuhkan anggaran Rp 20,4 triliun. Kami akan tuntaskan rehabilitasi secara bertahap baik melalui DAK dan APBN,” kata Mendiknas, Mohammad Nuh saat peluncuran program gerakan nasional penuntasan rehabilitasi sekolah di gedung Kemdiknas, Jakarta, Senin (26/9).

Pada acara peluncuran GNPRS hadir pejabat tinggi Kemdiknas, Aster Panglima TNI, Mayjen TNI Langgeng Sulistyono, BPK, Rektor PTN, para Bupati/Wali Kota dan kepala sekolah yang menerima bantuan perbaikan sekolah, pejabat BPKP.

Nuh mengatakan, untuk kelancaran program tersebut, Kemdiknas kerjasama dengan TNI, swasta, BUMN, perguruan tinggi setempat, dan BPKP dalam mengawal penggunaan anggaran tersebut.
Aster Panglima TNI Mayjen TNI Langgeng S
di gedung Kemdiknas. foto/ebenezer

Menurut Nuh, karena penyelesaian sekolah rusak berat merupakan program prioritas dan tidak bisa dikerjakan hanya oleh Kemdiknas sendiri, maka pihaknya akan melibatkan sebanyak mungkin para pemangku kepentingan, termasuk swasta maupun BUMN yang ingin berpartisipasi melalui program CSRnya.

Aster Panglima TNI, Mayjen TNI Langgeng Sulistiyono mewakili Panglima TNI, Jenderal TNI Agus Suhartono melalui amanatnya mengatakan, peluncuran program hari ini merupakan tindak lanjut MoU antara Panglima TNI dan Mendiknas di Mabes TNI Cilangkap beberapa waktu lalu .

Panglima TNI meyambut baik dan sungguh-sungguh dengan mempersiapkan jajarannya melalui personil TNI baik dari Kodam, Korem, Kodim atau hingga ketingkat bawah untuk membantu menyelesaikan perbaikan sekolah-sekolah rusak .

“Kami siap sampai ke wilayah-wilayah mulai dari Kodam, Korem, Kodim, dan Koramil, dan khususnya daerah-daerah yang sulit dijangkau, dan TNI akan disiapkan,” kata Panglima.

Panglima TNI meminta kepada seluruh pemangku kepentingan untuk cermat dan hati-hati dan mohon Pemda/TNI setempat untuk berkoordinasi membicarakan secara diteil, sehingga untuk kedepan tidak terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan. “ Kami siap membantu program Kemdiknas,’ tegas Panglima melalui amanatnya yang dibacakan Aster Panglima TNI.

Deputi BPKP bidang Pengawasan Instansi Pemerintah, Ahmad Sanusi mengatakan, terkait dengan anggaran dari APBN-P yang harus selesai tanggal 15 Desember 2011 harus betul-betul diselesaikan dengan cepat, dan tentu ini perlu kerja keras, cepat, dan tepat waktu.

Sanusi menilai undangan Kemdiknas merupakan kehormatan dan kesempatan yang sangat penting menjadi wujud komitmen kebersamaan sebagai aparatur untuk melaksanakan program-program pemerintah dengan mewujudkan tata kelola pemerintah yang baik atau good governance.

 “BPKP siap membantu Kemdiknas dalam perencanaan hingga mendampingi pengguna anggaran untuk memberikan bantuan pendampingan bagaimana pelaporan tata kelola keuangan yang baik. Namun, kita berharap agar Kemdiknas meminta persetujuan Menkeu, karena pelaksanaannya yang sangat singkat yang hanya sekitar 2,5 bulan, jangan sampai diperhadapkan dengan aparat penegak hukum nantinya karena tidak sesuai aturan,” kata Sanusi.


KODAM JAYA/JAYAKARTA ADAKAN TAHLILAN BERSAMA DI MONUMEN PANCASILA SAKTI LUBANG BUAYA

ebenezer sihotang
TALENTNEWS.COM, JAKARTA - Dalam rangka memperingati Hari Kesaktian Pancasila tahun 2011, Pangdam Jaya/Jayakarta Mayjen TNI Waris selaku penyelenggara bersama jajaran TNI AD adakan acara Tahlilan dan Doa Bersama di Monumen Pancasila Sakti Lubang Buaya Jakarta Timur, Jumat (30/9) sore.
Sedang mengikuti acara Tahlilan dan Doa Bersama

Acara tersebut dihadiri Kepala Staf Angkatan Darat Jendral TNI Pramono Edhi Wibowo,  Pangkostrad, Mayjen TNI Azmyn Yusri Nasution,    Danjen Kopassus,  Mayjen TNI Wisnu Bawatenaya, dan para pejabat teras dilingkungan Mabes TNI, dan jajaran Kodam Jaya, serta keluarga esar pahlawan revolusi, pimpinan ormas dan tokoh masyarakat sekitar Lubang Buaya.

Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Pramono Edhi Wibowo menegaskan,  bahwa acara tahlilan dan doa bersama ini diselenggarakan untuk mengenang tragedi nasional yaitu gugurnya para Pahlawan Revolusi dalam peristiwa pengkhianatan PKI tahun 1965.

“Tragedi nasional itu bagi bangsa Indonesia perlu dipahami dan dihayati sebagai fakta sejarah peristiwa berdarah yang dikenal dengan Pemberontakan G 30 S/PKI, yang merupakan pengkhianatan kelompok berideologi komunis terhadap Pancasila, Pemerintah, Bangsa dan Negera,” tegas Kasad usai Tahlilan dan doa bersama kepada wartawan.

Oleh karena itu, lanjutnya, marilah kita menundukkan kepala memberikan penghormatan dan penghargaan atas segala pengorbanan yang telah diberikan oleh para Pahlawan Revolusi, seraya mendoakan semoga arwah para Pahlawan mendapat tempat yang layak disisi Tuhan Yang Maha Kuasa.

Salah satu putra Pahlawan Revolusi Mayjen Anumerta Sutoyo Siswomiharjo, Letjen (Purn) Agus Wijoyo saat mengikuti tahlilan kepada wartawan mengatakan, menilai bagus dan sangat menghargai dan sekaligus terima kasih kepada TNI AD atas kegiatan tahlilan dan doa bersama yang dilaksanakan oleh Kodam Jaya/Jakarta sebagai tuan rumah pelaksanaan talilan dan doa bersama ini.

“Kami atas nama keluarga para Pahlawan Revolusi menyampaikan terima kasih kepada TNI AD yang tidak pernah berhenti untuk memberikan semangat yang diwariskan oleh para pahlawan revolusi yang gugur karena penghianatan G30S/PKI,” tambahnya.

Namun, .Letjen (Purn) Agus Wijoyo mengatakan, dengan peristiwa masa lalu dan acara saat ini, mari kita selalu befikir untuk masa depan bangsa dan kita harus mencapai titik kesepakatan dari seluruh anak bangsa, terlepas dipihak mana mereka berada pada waktu terjadi konflik, agar kita tidak dibebani masa lalu dan segera kita bersatu untuk membangun bangsa ini bersama-sama.

Sementara itu, Pangdam Jaya/Jayakarta, Mayjen TNI Waris selaku Panitia Acara Tahlilan dan Doa Bersama mengatakan, bahwa doa dan tahlilan bersama dalam rangka Kesaktian Pancasila mengandung dua aspek, yang pertama Aspek Religius Spritual yang mengkaitkan hubungan yang tidak putus dengan yang sudah meninggal dengan membaca doa.

“Aspek kedua adalah aspek kehidupan kebangsaan adalah konsep luhur sebagai generasi penerus untuk menghargai jasa para pahlawan yang telah mendahului kita,” tambahnya.


KORAMIL 02 TAMBORA/KODIM 0503/JB KARYA BAKTI BERSAMA WARGA DI PEKOJAN, TAMBORA

ebenezer sihotang

TALENTNEWS.COM, JAKARTA - Jajaran Koramil 02 Tambora, Kodim 0503 /Jakarta Barat, Korem 052/Wijayakrama bersama aparat Kepolisian Sektor Tambora, jajaran Kecamatan Tambora, Ormas, masyarakat, dan Mitra Jaya yang berjumlah sekitar 300 orang melaksanakan karya bakti berupa pembersihan disekitar Taman Kali Jalangkeng, Jalan Penjagalan Raya, Kelurahan Pekojan, dan Kelurahan Roa Malaka, pembersihan foster-foster liar, dan dilanjutkan ke lokasi kebakaran di kelurahan Angke, Kecamatan Tambora,  Jakarta Barat, Jumat (30/9).

Dandim 0503/JB meninjau lokasi karya bakti.
Untuk pengangkutan sampah yang telah dikumpulkan oleh personil disiapkan oleh Seksi Kebersihan, Kecamatan Tambora satu buah truk besar dan dikoordinir oleh bagian operasional Seksi Kebersihan, Nur Hamid.
Pada kegiatan karya bakti ditinjau langsung oleh Dandim 0503/Jakarta Barat, Letkol Inf Judi Paragina Firdaus, M.S dan didampingi oleh Danramil 02 Tambora, Kapten Inf Sumbadi beserta Camat Tambora Drs Isnawi Aji, Kanit Babinkamtibas, AKP Sunarto, Ketua Mitra Jaya Tambora, Lurah Pekojan, Agus Yusuf, dan Kasi PP, Kecamatan Tambora, Yamin..
Dandim 0503/Jakarta Barat, Letkol Inf Judi Paragina Firdaus, M.S ditempat karya bakti kepada wartawan mengatakan, tujuan kegiatan karya bakti yang dilaksanakan diwilayah jajaran Kodim 0503/JB adalah dalam rangka menyambut HUT TNI ke 66 dan juga memberikan contoh kepada masyarakat, betapa pentingnya kebersihan dan kesehatan lingkungan.
Berbagai kegiatan yang telah dilaksanakan oleh Kodam Jaya/jayakarta, ditambahkan Dandim adalah bedah rumah dan sekolah yang rusak parah, lomba lari 5 dan 10 km dan penyerahan sembako kepada warga tidak mampu. Untuk jajaran Kodim 0503/JB beberapa rumah rusak berat milik warga tidak mampu dibangun menjadi layak huni, dan bahkan pembersihan puing-puing di lokasi kebakaran Tambora dan juga memberikan sembako kepada warga korban kebakaran.
Menurut Danramil 02 Tambora, Kodim 0503/JB, Kapten Inf Sumbadi, tujuan kegiatan selain karya bakti dalam rangka HUT TNI 66, sekaligus memberikan sosialisasi dan contoh peduli kebersihan kepada warga disekelilingnya, dan juga menghimbau warga untuk tidak membuang sampah sembarangan.
“Kami harapkan dengan adanya aksi kebersihan ini warga yang memperhatikan kegiatan kebersihan dapat mengetuk hati mereka agar ikut menjaga kebersihan lingkungan sehingga tercipta lingkungan yang bersih dan sehat. Dengan peduli lingkungan yang sehat maka keluarga pun akan sehat terutama bagi anak-anak sebagai generasi penerus bangsa,” kata Danramil saat memimpin kegiatan karya bakti.
Camat Tambora,  Drs Isnawi Aji mengatakan, pihaknya berterima kasih kepada jajarjan Kodim 0503/JB dan khususnya Koramil 02 Tambora yang ikut serta membantu program pemkot Adm Jakarta Barat dibidang kebersihan dan sosial dan peduli terhadap warga yang tidak mampu atau yang tertimpa musibah.
“Kami berharap warga agar menjaga kebersihan lingkungan dan juga untuk menghindari bahaya kebakaran, lebih hati-hati, dan tidak sembarangan untuk menggunakan listrik. Mari kita semua menjaga untuk tetap lingkungan bersih, sehat, dan jauhi pencurian arus listrik,”  kata Camat Tambora..    



DANDIM 0503/JB TATAP MUKA DENGAN PENGURUS GEREJA SE JAKBAR

ebenezer sihotang
TALENTNEWS.COM, JAKARTA - Sekitar 80 orang pengurus gereja dari berbagai gereja yang ada di Jakarta Barat memenuhi udangan tatap muka dan silaturahmi  Dandim 0503/JB Letkol Inf Judi Paragina Firdaus, M.Sc yang diadakan di Aula Makodim 0503/JB , Jakarta Barat, Kamis (29/9).
Dandim sedang bincang-bincang dengan pengurus gereja

Pada acara tatap muka dan silaturahmi dihadiri para Pasi dan Danramil dijajaran Kodim 0503/Jakarta Barat dan Ketua Forum Rembuk Betawai (FBR) Jakarta Barat, Mudjamil dan sekaligus juga diisi dengan tanya jawab yang langsung dipimpin oleh Dandim 0503/JB.

Dandim mengatakan, pertemuan yang baru pertama kali bersama pengurus gereja se Jakarta Barat ini adalah merupakan pertemuan informal dan silaturahmi pendeta pengurus gereja yang ada di wilayah Jakarta Barat, dan masih dalam suasana  bulan Syahwal, pihaknya  menginginkan adanya security awareness dan saling kerjasama dengan semua elemen di lingkungan tempat peribadatan sehingga gangguan sekecil apapun akan dapat diatasi dan sejak dini akan dapat terditeksi.

Kalau ada hal-hal yang mencurigakan, kata Dandim, diharapkan untuk  segera melaporkan ke Kodim, Koramil atau aparat lainnya dimana wilayah gereja berada, oleh karena itu, diharapkan adanya kerja sama dengan Babinsa sudah ada ditempatkan disetiap Kelurahan yang ada di wilayah Jakarta Barat dan warga sekitar kita.

Terkait dengan kejadian Bom di Gereja Bethel Injil Sepenuh (GBIS) Jebres, Solo, Jawa Tengah, Minggu (25/9) lalu, Letkol Inf Judi Paragina Firdaus mengajak semua elemen yang ada di Jakarta Barat dan khususnya pimpinan gereja baik pendeta maupun pengurus dan jemaat untuk selalu waspada, dan tidak mudah terprovokasi, dan juga mengadakan hubungan kerja sama yang baik dengan lingkungan gereja berada.

Sebab, kata Dandim, warga yang berada dilingkungan gereja akan lebih mengenal warganya dan bahkan sangat mengetahui keluar masuknya dari gereja, dan sangat mengenal kalau ada warga yang baru pertama kali datang ke wilayahnya.

“Kalau sudah ada kerja sama dengan warga lingkungan gereja, mereka pasti akan ada rasa memiliki, dan memberdayakan warga sekitarnya untuk saling membantu. Awasi gerak gerik setiap ada orang yang mencurigakan, dan kalau memang perlu tegur secara sopan, dan segera laporkan ke Kodim 0503/JB atau aparat yang terdekat,” kata Dandim 0503/JB.

Disamping mengundang pengurus gereja, kata Dandim, pihaknya akan mengundang pengurus mesjid se Jakarta barat untuk tatap muka bagaimana agar wilayah Jakarta Barat tetap aman rukun antar umat beragama, dan pengamanan tidak hanya aparat dari Kodim atau Polres akan tetapi adalah seluruh elemen baik dari masyarakat, tokoh agama, tokoh masyarakat, organisasi masyarakat, pemuda, bersama pemerintah untuk tetap menjaga keutuhan dan kebersamaan sehingga tercipta kondisi wilayah yang aman, damai, dan rukun.

Menurut Dandim, dengan kehadiran pengurus gereja selain tatap muka dengan dirinya, juga dapat saling mengenal antar pengurus gereja di Jakarta Barat, dan hal ini menambah semangat bagi Kodim 0503/JB untuk memberikan pengamanan, meskipun ini adalah tugas Polri namun, sebagai tentara rakyat tidak ingin bangsa ini diacak-acak oleh orang-orang yang tidak bertanggungjawab seperti perlakuan teroris.

Oleh karena itu, kata Dandim, pihaknya siap menerima laporan dari warga gereja bila ada yang mencurigakan baik dilingkungan gereja maupun dilingkungan tempat tinggalnya, sebab, kata Dandim disetiap agama tentu ada juga potensi radikal, dan yakin ini bukan merupakan ajaran disetiap agama, baik di agama Islam tidak ada ajaran radikalisme, demikian juga di umat nasrani tidak diajarkan kekerasan.

Pdt Yohannes Heri Kisnanto dari Gembala Sidang Gereja Betel Indonesia, Kosambi dan Pdt Nino dari GPIB Pos Pengumben menyambut baik atas prakarsa Dandim mengundang para pengurus gereja guna mengingatkan untuk tetap menjaga hubungan baik dan kebersamaan yang kuat dengan lingkungan gereja maupun dilingkungan tempat tinggal.

“Kami mengharapkan pertemuan ini tidak hanya sekali ini, tetapi perlu diadakan pertemuan secara berkelanjutan, dan bahkan diadakan tidak hanya di lingkungan Kodim namun juga kami undang di tempat gereja yang ada di Jakarta Barat,” kata Pdt Nino kepada wartawan Progresif Jaya.

“Kami dari FBR siap membantu pengamanan disetiap kegiatan gereja yang ada di Jakarta Barat, dan kami akan kami sosialiasikan kepada jajaran FBR di Jakarta Barat untuk tetap menjaga agar wilayah Jakarta Barat tetap aman,” kata Mujamil, menjawab pertanyaan  Dandim atas kesiapan pihaknya dihadapan undangan yang hadir. 

SEKITAR 700 KEPALA SEKOLAH JAKBAR IKUTI SOSIALISASI INGUB

ebenezer sihotang
TALENTNEWS.COM, JAKARTA - Sekitar 700 Kepala Sekolah TK/SD/SMP/SMA/SMK se Jakarta Barat mengikuti sosialisasi Instruksi Gubernur Provinsi DKI Jakarta No 34/2008 tentang optimalisasi pengumpulan zakat profesi dan amal sosial dari pegawai pemerintah Provinsi DKI Jakarta di gedung Serba Guna Kantor Wali Kota Jakarta Barat, Jl Raya Kembangan, Jakarta Barat, Rabu (28/9).
Kasudin Dikmen tandatangan penyerahan bea siswa rawan putus sekolah

Menurut Kabid Pengumpulan Bazis Provinsi DKI Jakarta, Kiki, sampai saat ini yang sudah bersedia dipotong dari penghasilan tunjangan kinerja daerah (TKD) baru 55.900 pegawai baik tingkat kota maupun provinsi atau terkumpul 2,4 persen setiap bulan.

Menurut Kiki, khusus Jakarta Barat yang sudah menyatakan bersedia dipotong dari penghasilan TKD sebanyak 8.834 orang, namun hasilnya masih sangat rendah yaitu sekitar Rp 353 juta setiap bulan, sedangkan di Jakarta Pusat dengan jumlah 6.685 pegawai termasuk guru-guru sudah melampaui jumlah yang terkumpul di wilayah Jakarta Barat yaitu sebesar Rp 472 juta.

Oleh karena itu, kata Kiki, kepada pegawai Jakarta Barat diharapkan untuk lebih meningkatkan memberikan zakat melalui pemotongan dari hasil TKD untuk tiap bulan dan dapat mengisi formulir untuk bersedia dipotong dari penghasilan TKD seiring dengan kenaikan TKD.

Kepala Bazis Pemkot Adm Jakarta Barat, Jamhuri yang didampingi Kasubag TU, Subandi  mengatakan, tujuan kegiatan adalah untuk mensosialisasikan Intrusksi Gubernur tentang optimalisasi pengumpulan zakat profesi yang disisihkan dari pengahsilan TKD setiap bulan.

“Sementara ini, kami mengundang para kepala sekolah TK/SD/SMP/SMA/SMK dan selanjutnya dilanjutkan para guru-guru se Jakarta Barat,” kata Jamhuri seraya menambahkan adanya perubahan seiring kenaikan penghasilan melalui TKD dari Rp 31.875 menjadi Rp 45 .000 setiap bulan untuk staf dan guru.

Sebagai pengganti Ingub No 34 tahun 2008 sebagaimana disampaikan Presiden RI tanggal 17 Maret 2011 di Istana Negara, Pemprov DKI Jakarta telah mengeluarkan Ingub No 46/2010 tentang peningkatan pengumpulan zakat, infak, dan shadaqah dari para pejabat, anggota dewan, pegawai, instansi, BUMD, pengelola tempat wisata, dan perusahaan swasta di Provinsi DKI Jakarta.

Menurut Jamhuri, zakat yang terkumpul untuk saat ini jauh lebih  meningkat bila dibandingkan dari tahun-tahun sebelumnya, yaitu dari Rp 31.000 menjadi Rp 45.000 setiap bulan. Meskipun ini merupakan kewajiban sesuai Ingub namun tetap menjadi himbauan kepada seluruh PNS khususnya di Jakarta Barat agar menyisihkan sebagian penghasilannya minimal 2,5 persen untuk diberikan kepada kaum miskin melalui Bazis Pemkot Adm Jakarta Barat.

Jamhuri menjelaskan, bahwa untuk optimalisasi penerimaan zakat dari PNS dan CPNS Jakarta Barat, sesuai Ingub No 34/2008 dan perubahan Ingub No 46 tahun 2010, Pemkot Adm Jakarta Barat telah menindaklanjuti dengan Instrusi Wali Kota Jakarta Barat No 12 tahun 2011 tentang pelaksanaan optimalisasi pengumpulan zakat profesi dan amal sosial bagi PNS/CPNS Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Dalam amanatnya saat membuka kegiatan sosialisasi Ingub, Wali Kota Adm Jakarta Barat, Burhanuddin menyampaikan, kepada seluruh pimpinan satuan unit kerja dan PNS/CPNS untuk ikut serta meningkatkan perolehan ZIS dengan menyisihkan penghasilan yang diperoleh dari tunjangan kinerja daerah (TKD) setiap bulan yaitu sebesar 2,5 persen.

“Saya berharap, dengan ungkapan rasa syukur kepada Allah SWT atas limpahan rizqi yang diberikan, agar kita semua dapat menyisihkan sebahagian dari penghasilan kita peroleh dan mengisi formulir sebagai bukti keikutsertaan untuk memberi amal bagi saudara-saudara kita yang tidak mampu di wilayah Jakarta Barat,” kata Burhanuddin saat membuka sosialisasi di ruang serba guna, kantor Wali Kota Jakarta Barat, Jakarta Barat, Rabu (28/9).



HASAN BISRI DILANTIK MENJADI WAKIL KETUA BPK

ebenezer sihotang
Hasan Bisri, Anggota III Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dilantik menjadi Wakil Ketua BPK oleh Ketua Mahkamah Agung, Harifin A Tumpa periode 2011 - 2014 di gedung MA, Jakarta Pusat, Senin (27/9)


Pada acara pelantikan dihadiri seluruh anggota MA, Ketua BPK, Hadi Poernomo, para anggota BPK, para menteri, pimpinan lembaga negara, Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP),  Mardiasmo, dan pejabat dilingkungan MA dan BPK.

Pelantikan Wakil Ketua melalui sumpah jabatan oleh Ketua MA adalah amanat UU 15/2006 tentang BPK Pasal 16 ayat 2. Hasan Bisri  menggantikan Wakil Ketua BPK
Herman Widyananda yang meninggal dunia 20 Juni 2011.

Wakil Ketua BPK terpilih secara sah dalam sidang Anggota BPK yang berlangsung pada Rabu (7/9) dan telah ditetapkan dengan keputusan Sidang Anggota BPK No.1/K/I-XIII.2/9/2011.
Pemilihan tersebut dilaksanakan oleh tujuh Anggota BPK sesuai Pasal 15 ayat 2 UU No.15 Tahun 2006 tentang BPK dan Peraturan BPK No.1 Tahun 2009 tentang Tata Cara Pemilihan Ketua dan Wakilnya. 

Rabu, 28 September 2011

GUBERNUR RESMIKAN TIGA FEEDER BUSWAY

ebenezer sihotang
TALENTNEWS.COM, JAKARTA - Gubernur Provinsi DKI Jakarta meresmikan tiga feeder busway yang dipusatkan di kawasan Puri Indah atau samping kantor Wali Kota Adm Jakarta Barat, Jalan Kembangan, Jakarta Barat, Rabu (28/9).

Pada peresmian Feeder Busway tersebut hadir, Irjen Kemenperhub, Iskandar Abubakar, Wali Kota Adm Jakarta Barat, Burhanuddin, Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Royke Lumowa, Direktur BLU TransJakarta, Muhammad Akbar, Msc., Para Kasudin Perhubungan Prov DKI Jakarta,  Kepala Dinas Perhubungan, Kota Tangerang, Gatot Suprijanto, Pimpinan PO LORENA selaku pemenang lelang penyediaan BUS untuk FEEDER BUSWAY, Ryanta Surbakti, Pengamat Trapsoprtasi, Darmaningtiyas, Kepala Dinas Perhubungan, Provinsi DKI Jakarta, Udar Pristono, Dandim 0503/JB, Letkol Inf  Judi Paragina Firdaus, M.Sc, Kepala Polres Jakarta Barat Komisaris Besar Setija Junianta, dan pejabat teras jajaran Prov DKI Jakarta.

Gubernur Fauzi Bowo menilai, mereka yang menganggap Pemprov DKI Jakarta tidak  berbuat apa–apa untuk mengatasi masalah transportasi dan angkutan umum di Jakarta  karena mereka tidak paham.

“Saya sedih mendengar komentar orang yang tidak dapat memahami permasalahan transportasi di Jakarta,” kata Gubenru DKI Jakarta , H. Fauzi Bowo ketika meresmikan tiga rute pengoperasian feeder busway di DKI Jakarta yang secara resmi diluncurkan di Jakarta Barat bertempat di halaman parkir kantor Walikota Jakarta Barat, Jl.Raya Kembangan, Jakarta Barat, Rabu (28/9).

Fauzi mengaku tidak mudah untuk meyakinkan kepada masyarakat dalam hal pelayanan transportasi busway, padahal, tahun 2010 jumlah penumpang yang menggunakan busway sudah mencapai 86 juta penumapng.

Namun, meski berbagai tanggapan dari masyarakat, Fauzi mengatakan, pihaknya tetap komitmen perbaikan layanan transoprtasi dan salah satunya saat ini yang akan diresmikan pengoperasian feeder, karena  hal itu adalah salah satu  bentuk pelayanan transportasi dari Pemprov DKI Jakarta terhadap warga khusus Jakarta.

Dipilihnya Busway untuk peresmian tiga rute feeder busway di Jakarta Barat ini  karena dari tiga rute tersebut yang paling panjang jarak tempuhnya yang berada di Jakarta Barat
Menurut Fauzi, pihaknya akan terus melakukan penambahan trayek walaupun masih terkendala dari sisi ketersediaan lahan dan ketersediaan bahan baker gas, dan direncanakan akan dioperasikan busway koridor 12 trayek Pluit – Tanjung Priok, Jakarta Utara, dan koridor 13 trayek Blok M – Cileduk.

“Kita harapkan dukungan masyarakat dan dunia usaha  khususnya yang bergerak dibidang transportasi guna peningkatan kualitas pelayanan angkutan umum,” kata Fauzi.
Menurut Fauzi, perlu adanya penataan ulang angkutan umum feeder busway guna menghindari terjadinya saling rugi antar pihak-pihak terkait dengan penggunaan busway, karena hal itu adalah demi kepentingan umum, publik, dan penumpang.

Menurut Gubernur, pengoperasian tiga rute feeder ini  adalah sebagai uji coba dan secara terus menerus akan dilakukan evaluasi, oleh karena itu, kata Fauzi perlu adanya masukan dari semua pihak demi terciptanya layanan khususnya transportasi untuk kepentingan umum, karena ini adalah tanggung jawab bersama.

Kepala Dinas Perhubungan, Provinsi DKI Jakarta, Udar Pristono  mengatakan. sampai saat ini busway sebagai angkutan missal yang berbasis jalan yang telah disediakan Provinsi DKI Jakarta perlu adanya dukungan melalui angkutan pengumpan (feeder) yang terintegrasi dengan koridor busway.

Oleh karena itu, lanjut Udar, pola operasional feeder Busway yang digunakan adalah Model Integrated Feeder – Trunk Line System, yaitu mengelompokan model feeder busway ke dalam dua bagian yaitu Feeder Busway Origin dan Feeder Busway Destination.Feeder Busway Origin yang menghubungkan titik asal perjalanan masyarakat (kawasan pemukiman) dengan koridor busway. Dan Feeder Busway Destination menghubungkan koridor busway dengan pusat aktivitas masyarakat seperti, sekolah, perkantoran, kawasan perniagaan, dan yang lainnya.  

Berdasarkan UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, pasal 174 menyebutkan bahwa pemberian izin kepada operator angkutan umum dilaksanakan melalui proses seleksi atau pelelangan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Darmaningtyas, pengamat transportasi mengatakan, dengan dibukanya feeder busway dibeberapa tempat membantu masyarakat pengguna busway, namun perlu tegasnya aparat dilapangan dalam penertiban jalur busway, dan perlu juga disaat kosong, jadi harus berimbang antara kesediaan busway dan sterilisasi.

"Diharapkan aparat kepolisian betul-betul melihat kondisi dilangan. Kalau memang kosong, sementara terjadi kemacetan dapat dialihkan ke lajur busway secara insidentil," tambahnya saat menghadiri peresmian peluncuran feeder busway. 

Senin, 26 September 2011

Deliz (4) dan Via (5) Nyanyi di GKI BINTARO BAJEM GR TANGERANG

ebenezer sihotang
TALENTNEWS.COM, JAKARTA - Deliz (4) dan Via (5) meskipun diusianya yang masih dibawah lima tahun, namun, untuk tampil didepan umum dan khususnya pada acara ibadah mampu bernyanyi dengan percaya diri, dan mereka baru pertama kali tampil.

Mereka duet bernyanyi sebelum khotbah yang dilayani oleh Bapak Pdt Em Totok Subiyanto. Mereka mengisi acara di Gereja Kristen Indonesia (GKI) Bintaro, Bakal Jemaat Graha Raya Tangerang, Kota Tangerang Selatan, Provinsi Banten, Minggu (25/9) dengan  diiringi oleh Ibu Tris Palupiningtyas.

Mendiknas, Mohammad Nuh kepada Talentnews.Com mengatakan, anak-anak diusia emas atau saat mereka berada pada 


tingkat pendidikan anak usia dini (PAUD) perlu perhatian yang besar dari para orang tua, karena mereka adalah harapan bangsa sebagai generasi penerus.

"Anak-anak kita sejak dini kalau kita bimbing dengan baik, dengan memperhatikan kehidupan mereka secara terus-menerus pasti mereka akan menjadi anak yang berguna baik bagi keluarga maupun bangsa," kata Mendiknas yang juga mantan Rektor ITS, Surabaya.


Dalam usaha pembinaan iman anak,  kita harus memperhatikan tahap-tahap perkembangan anak sesuai dengan karakteristik dan konteks sosial budayanya.  Perlu kiranya diperhatikan faktor-faktor yang berpengaruh secara dominan dalam perkembangan anak yakni: keluarga, sekolah, teman sebaya dan kemajuan teknologi khususnya media.


Keluarga yang merupakan Gereja didalam kehidupan Rumah Tangga, menjadi tempat penyemaian dan pengembangan iman anak untuk menjadi manusia seutuhnya. Anak diantar dan dibimbing ke arah iman dewasa yaitu ada keseimbangan antara pengetahuan dan penghayatan iman. 


Oleh karena orangtua adalah mitra Allah dalam karya penciptaan manusia baru, maka harus menjadi pembina utama dan pertama serta tak tergantikan, melalui kesaksian dan keteladanan hidup kristiani sejati yang diwujudkan dengan pemberian kasih sayang yang tulus, adil dan arif bijaksana.

 

Pembina iman anak yang utama dan pertama adalah orangtua, dan dalam pelaksanaannya, orangtua bekerja sama secara sinergis dan seimbang dengan para pembina iman anak di sekolah, di rumah atau lingkungan, dan ditengah masyarakat. Pembina iman anak harus memperhatikan martabat dan hak-hak anak.














Jumat, 23 September 2011

KEMDIKNAS ADAKAN LOKAKARYA UJIAN NASIONAL 2012


ebenezer sihotang
TALENTNEWS.COM, JAKARTA - Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang), Kemdiknas melalui lokakaya nasional yang dilaksanakan tiga hari di Bogor, Jawa Barat akan merumuskan terhadap peningkatan kualitas, akseptabilitas, dan kredibilitas penyelenggaraan Ujian Nasional (UN) tahun 2012.
Wartawan wawancara, saat Wamendiknas menuruni tangga 

“Selama lokakarya,  juga termasuk kajian terhadap UN tahun 2010/2011 UN 2012 akan diharapkan akan lebih berkualitas dan akseptabel. Kita akan menampung dari seluruh pemangku pendidikan,” kata Wamendiknas, Prof Dr. Fasli Jalal, Ph.D saat membuka Lokakarya Nasional di Graha Utama Gedung A, Kemendiknas, Jakart, umat (23/9).

Menurut Fasli, Ujian Nasional tahun 2012 tetap akan dilaksanakan, namun dari pengalaman pelaksanaan ujian nasional  2010/2011 perlu ada perbaikan, sehingga tidak ada lagi muncul kebocoran soal-soal atau kerja sama guru dengan siswa.

Kepala Balitbang, Kemdiknas, Prof Dr Ir H Khairil Anwar Notodiputro, MS mengatakan, tujuan lokakarya adalah untuk merumuskan peningkatan kualitas dan kredibilitas penyelenggaraan UN 2012 dan menyamakan persepsi dan pemahaman dalam rangka peningkatan kualitas, akseptabilitas, dan kredibilitas UN, dan sekaligus merumuskan kebijakan dan strategi penyelenggaraan UN yang lebih bekualitas.

 

Khairil  menambahkan,  peserta  lokakarya  diikutii 166 orang yang  terdiri dari  berbagai  pemangku  pendidikan  baik   dari  pusat  maupun  daerah,  dan  topik  yang  dibahas  adalah   peningkatan  akseptabilitas UN, pemanfaatan has i l  UN untuk peningkatan mutu pendidikan,  mekanisme  penyelenggaraan  dan  peran berbagai  isntritusi dalam UN  pendidikan dasasr, dan  UN  pendidikan menengah.


 







PT SINAR SOSRO PEDULI SEKOLAH SEHAT

ebenezer sihotang
TALENTNEWS.COM, JAKARTA - Setelah program renovasi kantin sekolah di 12 sekolah di Indonesia yang dilaksanakan tahun 2008 lalu, PT SINAR SOSRO kembali ke sekolah, dan untuk tahun 2011 ini melalui Corporate Social Responiblity (CSR) dibidang pendidikan dengan bentuk progam SEKOLAH SEHAT SOSRO (SSS).
Presdir PT Sinar Sosro sedang menandatangani MoU

Presiden Direktur PT Sinar Sosro, Joseph H Sosrodjojo menjelaskan, program SSS  tahun 2011 akan lebih fokus pada pembentukan budaya sekolah yaitu berupa pembentukan pola pikir, sikap dan perilaku perihal kegiatan, dan lingkungan belajar mengajar yang mendukung terwujudnya sekolah sehat.

“PT SINAR SOSRO akan kerjasama dengan Kemdiknas, BPOM, Yayasan Sukma Media
Group, dan pihak-pihak yang peduli terhadap kesehatan sekolah untuk melakukan kegiatan pendidikan dan pelatihan kepada peserta didik dan pengelola pendidikan,” kata Joseph saat penandatangan kerja sama antar PT SINAR SOSRO, Sekolah penerima program S3, Kemdiknas, dan sekaligus pencanangan SEKOLAH SEHAT SOSRO di gedung Kemdiknas, Jakarta, Kamis (22/9).

Menurut Joseph, pentingnya diberikan pendidikan dan pelatihan bagaimana perilaku pola hidup bersih dan sehat di lingkungan sekolah, dan dengan program ini diharapkan akan tercapai kwalitas sumber daya manusia Indonesia yang lebih baik di masa yang akan datang.

.Untuk periode pertama tahun 2011, PT SINAR SOSRO akan melibatkan 12 sekolah yang terdiri dari 4 SD, 4 SMP, dan 4 SMA yang tersebar di beberapa provinsi di Indonesia, dan program S3 ini dibagi menjadi 5 tahapan selama tiga tahun, namun untuk 3 tahun pertama baru 3 sekolah yang dilaksanakan sebagai program SSS 3 tahun, yaitu SDN Tamanan Kediri, Jatim, SMP N 6 Banjarmasin, dan SMA N 7 Mataram, Lombok.

Wamendiknas, Fasli Jalal mengatakan, sangat menyambut baik dan mendukung sepenuhnya program PT SINAR SOSRO dibidang pendidikan, dan terutama kepedulian terhadap sekolah sehat, dan UU tentang Sisdiknas pun telah mengamanatkan untuk mengutamakan sehat, jasmani, dan rohani.

“Kita memang harus menyiapkan anak-anak yang cerdas dan memiliki nurani kemandirian dan itu semua tidak ada gunanya, jika tidak didukung oleh budaya-budaya hidup sehat yang meliputi budaya perilaku dan berpikir sehat,” tambah Dirjen Pendidikan Dasar, Kemdiknas, Suyanto seraya menambahkan terima kasih kepada PT SEHAT SOSRO atas prakarsa terhadap sekolah sehat.

PT SEHAT SOSRO memiliki 10 lokasi pabrik yaitu, Medan, Palembang, Pandeglang, Cakung, Tambun, Cibitung, Ungaran, Mojokerto, Bali, dan Gresik dan beberapa produknya adalah Tehbotol Sosro, Fruit Tea Sosro, Sosro Goy Green Tea, Stee, Tebs, Happy Jus, Country Choice, dan Prima.


Deputi Bidang Pengawasan Keamanan Pangan dan Bahan Berbahaya, BPOM, Roy Sparinga mengatakan, siap membantu dan mendukung program Sekolah Sehat Sosro yang diselenggarakan PT Sinar Sosro dan bahkan sebelumnya BPOM telah kerja sama dengan Kemdiknas dalam sekolah sehat dan sejak tahun 2010 telah diadakan lomba kantin sehat.

DANJEN KOPASSUS JABAT PANGDAM I/BB

ebenezer sihotang


Danjen Kopassus saat memberikan medali juara menembak.
TALENTNEWS.COM, JAKARTA - Mayor Jenderal Lodewijk Freidrich Paulus menjadi Panglima Komando Daerah Militer I/ Bukit Barisan mulai Rabu, 21 September 2011. Mantan Komandan Jenderal (Danjen) Kopassus itu menggantikan Mayor Jenderal TNI Leonardus J.P. Siegers.

Menurut Kepala Penerangan Kodam I/ Bukit Barisan Letnan Kolonel Halilintar Sembiring, penetapan Mayor Jenderal Lodewijk sebagai Panglima Kodam I/ BB tertuang dalam Keputusan Panglima TNI Nomor 683/IX/ 2011 tanggal 
6 September 2011. 

Keputusan itu berisi tentang pemberhentian dari dan pengangkatan dalam jabatan di lingkungan Tentara Nasional Indonesia telah ditetapkan mutasi jabatan 12 perwira tinggi TNI, di antaranya Mayor Jenderal Lodewijk. “Selanjutnya Mayor Jenderal Leonardus J.P. Siegers akan menempati pos baru sebagai Staf Khusus Kepala Staf Angkatan Darat,” kata Halilintar dikantornya Makodam I/BB, Jalan Binjei,
Medan, Sumut, Rabu (21/9).

Mayor Jenderal Lodewijk lulus dari Akademi Militer pada 1981 dan mengawali karier militernya sebagai Komandan Peleton Kopassandha. Perwira tinggi militer kelahiran Manado, Sulawesi Utara, 54 tahun silam itu, pernah bertugas di Kodam I /Bukit Barisan sebagai Asisten Operasi Kepala Staf Kodam tahun 2003 dan Komandan Rindam I/ Bukit Barisan di Pematang Siantar tahun 2005.

Di sepanjang karier militernya, Lodewijk tercatat paling lama bertugas di Korps Baret Merah. Puncaknya, Lodewijk dipercaya sebagai Danjen Kopassus sejak 4 Desember 2009. “Mayjen Lodewijk juga tercatat sebagai perwira TNI yang pernah mendapat pendidikan Tech Inteligent Course di Amerika tahun 1990,” ujar Halilintar.

IKATAN MAHASISWA UI DEMO DI DEPAN GEDUNG KEMDIKNAS

ebenezer sihotang
TALENTNEWS.COM, JAKARTA - Sekitar 50 mahasiswa/I melalui Ikatan Mahasiswa Universitas Indonesia (IMUI) melakukan aksi demonstrasi menuntut perbaikan sistem pendidikan nasional di depan gerbang gedung Kementerian Pendidikan Nasional (Kemdiknas), Jalan Sudirman, Jakarta Pusat, Jumat (23/9).

Anis salah satu mahasiswa UI melalui orasinya menyampaikan, bahwa kondisi pendidikan di Indonesia kian carut-marut dan hal ini tidak terlepas dari buruknya sistem dan kinerja pemerintah atau Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Mendiknas, Mohammad Nuh.

“Presiden SBY dan Mendiknas, kami nilai telah gagal memperbaiki kondisi pendidikan di Indonesia, dan khususnya pendidikan tinggi. Bukan membawa pendidikan menjadi semakin baik, dan terjangkau oleh seluruh lapisan masyarakat, melainkan menjadikan pendidikan sebagai alat yang dikomersialisasikan dengan tata kelola yang buruk,” kata Anis.

Sebagai contoh salah satu perguruan tinggi yang nota-bene perguruan tinggi terbaik se Indonesia, kata Anis, justru Rektornya dijadikan sebagai kepanjangan tangan dari Mendiknas melakukan komersialisasi besar-besaran, dan bahkan penyimpangan dan penyelewengan.

Mestinya, kata Anas, UI memiliki tanggung jawab untuk menyediakan pendidikan murah dan juga bermutu baik bagi masyarakat Indonesia, dan kondisi seperti ini tidak boleh dibiarkan tersus-menerus  dan tidak dapat didiamkan, sudah saatnya pemuda, teruama mahasiswa menuntut perbaikan sistem pendidikan Indonesia demi kemajuan bangsa Indonesia di masa yang akan datang.

Beberapa tuntutan Ikatan Mahasiswa UI yaitu, realisasikan pendidikan gratis bukan hanya sebatas iklan dan kepentingan politik, berantas korupsi di dunia pendidikan, tolak komersialisasi pendidikan, kampus bukan alat politik, dan selesaikan sengketa UI  atau Rektor UI, Mendiknas, dan SBY – Boediono turun.

Ikatan Mahasiswa UI menyatakan, pendidikan adalah hak bagi seluruh rakyat Indonesia, baik yang kaya maupun yang melarat, baik yang pandai maupun yang terbelakang, Tidak ada hak bagi pemerintah atau penguasa untuk merenggut dari tangan rakyat..





Kamis, 22 September 2011

KORAMIL 07/CIPAYUNG ADAKAN BAKTI SOSIAL

ebenezer sihotang

TALENTNEWS.COM, JAKARTA - Jajaran Komando Rayon Militer 07/Cipayung Kodim 0505/Jakarta Timur yang dipimpin langsung Danramil 07/Cipayung, Kapten Inf Bambang Susilo melaksanakan Bakti Sosial TNI Manunggal KB Kesehatan kepada warga Kecamatan Cipayung khususnya Kelurahan Bambu Apus bertempat di halaman Kantor Kelurahan Bambu Apus Jl. Miniatur III Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur, Kamis (22














Hadir dalam acara tersebut Wakil Camat Cipayung, Waka Polsek Metro Cipayung, Ketua Persit KCK Cabang XIX Kodim 0505 PD Jaya, Ketua Persit Ranting 8 Koramil 07 Cipayung Cabang XIX Kodim 0505 Jakarta Timur, Ibu Camat Cipayung, Kepala Dinas dan Lurah jajaran Kecamatan Cipayung.

Dandim 0505/Jakarta Timur dalam amanatnya yang dibacakan Danramil 07/Cipayung mengatakan, bahwa pelaksanaan Bakti Sosial TNI Manunggal KB Kesehatan ini dilaksanakan selama 5 bulan yang mulai sejak bulan Mei sampai dengan bulan Oktober 2011 dan akan diberikan pelayanan KB, Spiral, dan Implant  sebanyak 100 akseptor serta melayani pengobatan umum kepada 200 warga kurang mampu dan sekaligus pemberian paket sembako sebanyak 260 paket.

"Kita juga memberikan pelayanan melalui kegiatan Posyandu dan Bazaar yang dilayani oleh Tim Penggerak PKK, Kelurahan se wilayah Kecamatan Cipayung, dan suku Dinas Sosial, Pemkot Adm Jakarta Timur," kata Danramil.

Melalui Bakti Sosial TNI Manunggal KB Kesehatan ini, Dandim 0505/JT mengharapkan,   warga yang mendapatkan bantuan baik pengobatan maupun yang mendapatkan sembako dapat terbantu dan juga derajat kesehatan warga akan lebih baik, dan tentunya harapan kita juga akan mengurangi masalah yang dihadapi keluarga, masyarakat, dan pemerintah khususnya di wilayah Kecamatan Cipayung ini.

TIM WASBINCAB KODAM JAYA BERKUNJUNG KE YONKAV-7/SERSUS


ebenezer sihotang
TALENTNEWS.COM, JAKARTA - Tim Pengawasan Pembinaan Satuan Kodam Jaya yang terdiri Asops Kasdam Jaya, Aspers Kasdam Jaya,  Aslog Kasdam Jaya yang didampingi para Kabalak jajaran Kodam Jaya antara lain Kabekangdam Jaya, Kapaldam Jaya, Kazidam Jaya, Kakesdam Jaya dan Kahubdam Jaya mengadakan kunjungan dalam rangka pengawasan dan pembinaan satuan yang ada dijajaran Kodam jaya/Jayakarta, dan diantaranya adalah ke Yonkav-7/Sersus 

Komandan Batalyon Kavaleri-7/Sersus Letnan Kolonel Kav Ferry Firmansyah menyambut kedatangan rombongan di Markas Komando Yonkav-7/Sersus Jl. Raya Cijantung Jakarta Timur, Kamis (22/9).

Dalam kunjungannya, Asops Kasdam Jaya Letnan Kolonel Inf Toyo memberikan arahan kepada Danyonkav-7/Sersus untuk mempersiapkan personel dan materilnya untuk dilakukan pengecekan dan pengawasan. 

Adapun yang akan dicek adalah berupa materil satuan, kesiapan ranpur, ranri, alutsista yang terdiri dari senjata, komunikasi, dan alut sista lainnya termasuk sarana pendukungnya.

Setelah pengecekan gudang senjata dari Kompi Markas, Kompi Panser dan diakhiri dengan pengecekan ternak sapi dan pembuatan batako yang dikelola oleh Yonkav-7/Sersus.

ACARA LEPAS SAMBUT DANJEN KOPASSUS


ebenezer sihotang
TALENTNEWS.COM, JAKARTA - Lepas sambut Danjen Kopassus dilaksanakan di Balai Komando Pasukan Khusus (Kopassus), Jalan RA Fadillah, Jakarta Timur, Kamis (15/9).

Dengan rasa hormat dan bangga terhadap pimpinannya, para prajurit  Kopassus menyambut Komandan Jenderal baru Mayjen TNI Wisnu Bawatenaya yang sebelumnya menjabat sebagai Danpussenif dan melepas Mayjen TNI Paulus F. Lodewijk yang selanjutnya mendapat kepercayaan untuk  menjabat Pangdam I /BB. 

Dalam kesan dan pesannya, Mayjen TNI Paulus F. Lodewijk, berharap semua prajurit Kopassus dapat menjaga nama dan kehormatan dimanapun berada, serta harus mengisi diri dengan ilmu pengetahuan /knowledge dan perilaku yang kompeten. 

Sementara itu, Danjen Kopassus Mayjen TNI Wisnu Bawatenaya yang baru, juga menyampaikan sambutannya, agar para prajurit Kopassus terus mengisi ketrampilan yang lebih baik lagi.

 
"Suatu  keberhasilan dan kesuksesan harus diawali dengan berlatih dan berlatih," kata mantan Danpussenif.