Jumat, 08 Juli 2011

KOMITE SEKOLAH MEMILIKI PERAN STRATEGIS KEMBANGKAN MUTU PENDIDIKAN DI SEKOLAH

ebenezer sihotang
TALENTNEWS.COM, JAKARTA - Sejak keberadaan Komite Sekolah disetiap sekolah, tentunya diharapkan adanya kerjasama dengan kepala sekolah sebagai partner untuk mengembangkan kualitas sekolah dengan menggunakan konsep manajemen berbasis sekolah dan masyarakat yang demokratis, transparan, dan akuntabel.

Komite Sekolah sebagai organisasi mitra sekolah memiliki peran yang sangat strategis dalam upaya turut serta mengembangkan pendidikan di sekolah. Kehadirannya  harus dapat menjadi sebuah organisasi yang benar-benar dapat mewadahi dan menyalurkan aspirasi serta prakarsa dari masyarakat atau orangtua siswa.

Hal tersebut diungkapkan M.Zen, Kepala Bagian Pendidikan Mental Spritual Sekot Administrasi Jakarta Barat beberapa waktu lalu saat memberikan sambutan pada acara pembinaan peran dan fungsi Komite Sekolah di wilayah Jakarta Barat yang dihadiri sekitar 600 Komite Sekolah dan Kepala Sekolah SD/SMP/SMA/SMK negeri se Jakarta Barat yang dilaksanakan di ruang serba guna, kantor Wali Kota Adm Jakarta Barat.

"Komite Sekolah harus bisa mampu mewadahi atau menyalurkan aspirasi orangtua siswa dalam melahirkan kebijakan operasional dan program pendidikan di sekolah, serta dapat menciptakan suasana dan kondisi transparan, akuntabel, dan demokratis dalam penyelenggaraan dan pelayanan pendidikan yang bermutu di sekolah," kata Zen.

Zen mengatakan, tujuan diadakannya pertemuan seluruh komite sekolah SD/SMP/SMA/SMK negeri se Jakarta Barat adalah untuk menyamakan persepsi bagaimana meningkatkan mutu pendidikan dilingkungan sekolah dan bagaimana memberdayakan potensi-potensi yang ada disekitar sekolah. Komite Sekolah memiliki peranan penting bagaimana pendekatan berbagai dunia usaha yang ada disekitar sekolah agar perusahaan atau masyarakat yang ada disekitar sekolah peduli terhadap sekolah.

Menurutnya dengan kegiatan yang baru pertama kali dilaksanakan, pihaknya akan kerjasama dengan unit terkait seperti Suku Dinas Pendidikan Dasar dan Suku Dinas Pendidikan Menengah untuk menindaklanjuti pertemuan tersebut dengan memberikan pelatihan-pelatihan bagi para komite sekolah untuk menyamakan pola pikir dalam peningkatan mutu pendidikan siswa, dan akan memahami fungsi, hak, dan kewajiban setiap komite sekolah.
 
Menurut Zen, dengan keterbatasan anggaran yang diberikan oleh pemerintah pusat dan daerah ke sekolah, potensi dan peran serta komite sekolah sangat tinggi bagaimana mencari dana tanpa memungut biaya dari orangtua siswa, yaitu dengan cara bagaimana pendekatan dengan masyarakat sekitar sekolah atau melalui perusahaan orang tua siswa untuk memberikan bantuan tidak hanya berupa uang juga berupa barang seperti AC, laptop, atau komputer atau kebutuhan sekolah yang mungkin tidak lagi digunakan di kantor orang tua siswa, namun masih dapat dimanfaatkan di sekolah.

"Hal seperti inilah yang kita harapkan peran dari para komite sekolah. Seperti Corporate Social Responsibility (CSR) atau tanggung jawab sosial perusahaan terhadap dunia pendidikan, dan bahkan sudah banyak perusahaan melalui CSRnya membantu berbagai sekolah atau beasiswa. Jadi, sekolah akan terbantu dan tentunya akan mendorong mutu pendidikan semakin meningkat," kata Zen.
 
Menurut Zen, kalau hal tersebut bisa berjalan dengan peran serta Komite Sekolah dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan maka, beban orang tua pun akan semakin ringan tapi mutu pendidikan akan meningkat dengan bantuan dari berbagai pihak untuk sekolah.

Sebab, kata Zen, Komite Sekolah adalah wakil dari para orang tua siswa dan adanya azas dan mufakat bersama sekolah disetiap membuat program sekolah dan dihimbau kepada para Komite Sekolah agar betul-betul menjalankan tugas dan fungsinya sebagai komite sekolah secara objektif guna peningkatkan mutu pendidikan dan tetap berpihak pada orang tua siswa selaku wakil dari orangtua siswa.

"Komite Sekolah selaku kepanjangan tangan dari wali atau orang tua murid sehingga betul-betul dijalankan sesuai tugas dan fungsinya. Tidak ada lagi masyarakat atau orang tua murid merasa dirugikan, dan kalau ini betul-betul dijalankan, tidak akan terjadi saling tidak percaya atau saling mencurigai antara kepala sekolah dengan komite sekolah, dan orang tua siswa," tambah Zen

Zen mengatakan, Asisten Kesehatan Masyarakat, Sekretariat Kota Administrasi Jakarta Barat membawahi Bagian Pendidikan Mental dan Spritual, Sudin Dikmen, dan Sudin Dikdas, oleh karena itu perlu diakomodir secara bersama-sama sehingga mutu pendidikan siswa di wilayah Jakarta Barat semakin meningkat.

Sementara itu, Kasubag TU, Suku Dinas Pendidikan Menengah, Pemkot Adm Jakarta Barat, Usman mengatakan, peran serta Komite Sekolah di lingkungan SMA/SMK sangat diharapkan terutama penggalangan dana tanpa memungut uang diluar ketentuan dari orang tua siswa.

"Komite Sekolah kerja sama dengan Kepala Sekolah bagaimana memberdayakan dunia usaha yang ada disekitar sekolah, terutama dunia usaha yang sudah ada CSR yang peduli pendidikan. Atau masyarakat sekitar sekolah yang peduli dalam dunia pendidikan," tambahnya.


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar