Jumat, 24 Juni 2011

AMELIA ACHMAD YANI MENGUNDURKAN DIRI SEBAGAI KETUA UMUM PPRN

ebenezer sihotang 
TALENTNEWS.COM, JAKARTA - Berdasarkan surat pernyataan pengunduran diri tanggal 1 Juni 2011, Amelia Achmad Yani telah mengundurkan diri sebagai Ketua Umum Partai Peduli Rakyat Nasional (PPRN). Pernyataan ini dibuat dengan kop surat PPRN Dewan Pimpinan Pusat dengan ditandatangani yang bersangkutan diatas meterai Rp 6.000 saat diterima redaksi Progresif Jaya, Kamis (23/6).

Pernyataan tersebut adalah sesuai dengan Anggaran Dasar/anggaran Rumah Tangga Partai Peduli Rakyat Nasional (PPRN) pasal 4 ayat 2 dan pasal 5 ayat 1 terhitung tanggal 1 Juni 2011.

Berdasarkan surat keterangan Kantor Notaris Nia Kurniasih, SH, No 6/KT-VI/2011 tanggal 9 Juni 2011 dengan akta No 01 tanggal 1 Juni 2011 telah didirikan Akta Pendirian Partai Politik, Partai Nasional Republik (PNR) yang berkedudukan di Jakarta Pusat dengan susunan pengurus adalah Amelia Achmad Yani mantan Ketua Umum PPRN, Neneng A Tuty, SH sebagai Sekretaris Jenderal, Drs Hendra Gunawan sebagai Bendahara Umum, sedangkan sebagai Dewan Pembina adalah H Hutomo Mandala Putra.

Untuk menghadap dan menandatangani akta dihadapan Notaris Ketua Umum PNR, Amelia Achmad Yani, SE dan Sekjen PNR, Neneng A Tuty, SH memberikan kuasa kepada Tonin Tachta Singarimbun, Wakil Sekjen PNR tertanggal 6 Juni 2011.

Menurut Nia Kurniasih, Notaris bahwa pengurusan SK sedang proses pengurusan di Kementerian Hukum dan Hak Azasi Manusia RI dan apabila surat tersebut selesai akan segera diserahkan kepada Partai Nasional Republik (PNR).

Sementara itu, melalui website Partai Peduli Rakyat Nasional (PPRN) yang ditulis Jurnas.Com Rabu (13/4) bahwa PPRN menegaskan bahwa Musyawarah Nasional (Munas) pertama DPP PPRN yang diadakan oleh kubu Ketua Umum PPRN nonaktif, Amelia Ahmad Yani di Bandung, Jawa Barat pada tanggal Maret 2010 tidak sah.

Menurut sumber dari PPRN bahwa dalam pelaksanaan Munas, Amelia Ahmad Yani bertindak sendiri tidak disertai oleh siapapun anggota dewan pimpinan pusat yang sifatnya kolektif legal, dan sejak tahun 2009 sudah terjadi konflik internal PPRN yang seluruh wilayah membuat mosi tidak percaya kepada Ketua umum (Amelia Ahmad Yani).

Ditambahkan oleh sumber, bahwa kubu Amelia Yani bersama oknum mengatasnamakan PPRN melanggar prinsip Anggaran Dasar dan Rumah Tangga (AD/ART) dengan menyelenggarakan Musyawarah Nasional di Hotel Savoy Hotma, Bandung, 8-9 Maret 2010. 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar